Selasa, 17 Maret 2009

CARA CEPAT MEMPERKAYA KOSA KATA

Jangan pernah lelah mengajak anak bicara, anak belajar bercakap-cakap, mengenal bahasa, dan menambah kosa kata. Hanya dengan satu cara. Yaitu mendengar orang berbicara disekitarnya. Semakin kaya dan semakin banyak percakapan yang didengarnya setiap harinya, semakin baik pula perkembangan kosa kata bahasanya.
  • Baca dengan suara keras ; Cari buku yang menarik, penuh gambar/ ilustrasi. Baca dengan suara keras dan jelas. Jelaskan dan carikan persamaan arti kata-kata tersebut dengan contoh yang mudah dicerna anak.
  • Perlihatkan dan ceritakan ; Kemanapun anda pergi, minta anak mengingat apa yang dibaca, dilihat, didengarnya. Ketika dirumah, minta ia menceritakan kembali apa yang telah dilihat/ didengarnya. Tak perlu pergi ke tempat mewah dan mahal karena yang penting adalah informasi dan pengalaman. Tambahkan dan betulkan semua kesalahan dan kekurangannya tanpa harus menggurui anak. Sampaikan lewat crita yang santai.
  • Ajak bicara ; Jangan pernah berpikir untuk tidak mempedulikan si kecil atau tidak mengajaknya ngobrol. Topic apa saja bisa dijadikan bahan perbincangan dan semua ini berguna bagi pengembangan kosa katanya.
  • Sebutkan nama, nama, nama ; Beri dan jelaskan pada anak kosa kata sebanyak-banyaknya, semampu anda. Percayalah, anak akan lebih mudah mengingat kata-kata sukar yang mempunyai makna dibanding kata-kata abstrak seperti “kemarin, dulu, lusa”. Buktinya, tak sedikit anak-anak yang bisa menyebutkan jenis-jenis dinosaurus dengan tepat dan benar. Padahal, orang dewasa belum tentu mampu melakukannya. Yakinlah otak mereka dapat berkembang dengan cepat dan pesat lewat pengarahan yang baik.
  • Kata baru ; gunakan berbagai macam kata untuk menyatakan sesuatu. Jangan selalu mengulang-ulang kata ‘baik’ atau ‘bagus’. Cari kata-kata baru atau ciptakan kata-kata berdasar pengalaman anda untuk mencari kesempatan mengenalkan kata baru pada si kecil.

15 KALIMAT YANG BIKIN ANAK PE-DE

Dorongan orangtua adalah modal anak untuk membentuk rasa percaya diri sekaligus merasa dirinya berarti. Lewat kalimat-kalimat sederhana, namun diucapkan dengan tulus, rasa percaya diri anak akan terbentuk.
  1. Mama suka dengan cara kamu mengatasi itu.
  2. Wah hebat, kamu benar-benar bisa mengatasi masalah itu.
  3. Ayah percaya dengan kemampuan kamu.
  4. Ibu bangga dengan apa yang telah kamu lakukan.
  5. Bunda percaya, dilain kesempatan, kamu akan mengerjakan lebih baik lagi.
  6. Kamu tidak perlu menjadi orang sempurna. Usaha dan kemajuan lebih penting dari kesempurnaan.
  7. Kamu sudah menunjukkan kemajuan yang amat besar.
  8. Papa percaya, kamu anak yang bertanggung jawab.
  9. Banggalah akan dirimu sendiri, dengan apa yang sudah kamu selesaikan dengan baik.
  10. Wajar saja jika membuat kesalahan. Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan. Lebih baik pikirkan, pelajaran apa yang dapat diambil dari kesalahan.
  11. Tahu tidak, kamu merupakan anggota tim penting, tanpa kamu entah apa jadinya.
  12. Bagaimana ya.., caranya kita mengubahnya menjadi sesuatu hal yang positif.
  13. Papa bangga dengan usaha yang kamu lakukan. Ibu yakin, tahun depan kamu pasti lebih baik.saat ini hanya kurang sedikit berhasil.
  14. Bunda mengerti, kamu kecewa karena tidak menang. Tapi bunda yakin di lain kesempatan kamu bisa melakukannya lebih baik lagi.
  15. Selamat nak, atas semua usaha yang sudah kamu lakukan untuk melakukan lebih baik. Apa yang kamu lakukan sungguh-sungguh penting dan berharga.