Jumat, 20 Februari 2009

MERAWAT KULIT BAYI DAN BALITA

Kulit bayi dan blita yang begitu halus dan sensitif, rentan terhadap gangguan kulit seperti biang keringat,eksim popok, dan eksim susu.Keadaan ini sebenarnya dapat diatasi bila orangtua rajin menjaga kesehatan kulit bayi dan balita.Caranya dengan mengganti popok, memilih bahan pakaian yang lembut, serta menjaga udara kamar agar tetap sejuk dan nyaman.
Perawatan kulit bayi dan balita bisa dimulai dari kegiatan sehari-hari.Misalnya dengan memandikan bayi secara teratur, membersihkan rambut, dan mengganti popok atau baju pada saat tepat. Mandi misalnya, diwajibkan dua kali sehari. Dalam memandikan, perhatikan hal-hal berikut : Suhu air disesuaikan dengan usia anak, gunakan sabun mandi bayi yang lunak, gunakan sampo bayi untuk membersihkan rambut, keringkan badan dengan handuk sendiri sampai lipatan kulit, dan berikan bedak dengan sapuan tipis. Pilihlah pakaian bayi dari bahan yang lembut dan selalu bersih., yakni bahan katun yang gampang menyerap keringat haruslah menjadi pilihan pertama bagi anak berkulit peka.
Pemeliharaan kulit bisa dilakukan dengan menggunakan bermacam kosmetika bayi. Sebagian berfungsi untuk membersihkan kulit, misalnya sabun dan sampo; melembabkan dan pelindung terhadap sinar matahari seperti lotion, krim, dan minyak khusus.
Pengguaan kosmetika berupa sabun, sampo, lotion, minyak khusus untuk bayi perlu dipilih yang tepat dan disesuaikan dengan kondisi kulit bayi. Misalnya dengan mencermati zat warna dan bahan-bahan pengawet yang mungkin saja tidak sesuai dengan kulit bayi. Juga apakah pH-nya sesuai dengan kulit bayi.

Eksim Popok
Yaitu kelainan kulit yang timbul akibat radang didaerah tertutup popok.Penyakit kulit pada bayi dan balita ini banyak dikeluhkan para orangtua.Penyakit ini umumnya timbul pada lipatan-lipatan kulit paha, diantara kedua pantat, dan dapat menimpa di bagian kulit lain. Bagian tertutup popok mudah mengalami peradangankarena kulitnya hangat dan lembab serta peka terhadap bakteri serta senyawa yang dapat mengiritasinya.
Eksim popok dapat dicegah dengan cara mengganti popok sesering mungkin setiap kali popok basah. Sebaiknya kain popok terbuat dari bahan lembut dan cara pemakaiannya tidak terlalu ketat agar kulit tidak tergesek. Penggunaan celana plastik sedapat mungkin dihindari.
Eksim popok juga dapat muncul karena adanya zat-zat tajam, yang biasa ada pada faeses bayi, yang menimbulkan peradangan disekitar anus. Bercak begini umumnya terjadi bila si bayi diare. Penanggulangannya bisa dilakukan dengan mengganti popok setiap kali terasa basah.Usap semua bekas faeses dari badannya, balur dengan krim pelindung.Periksakan ke dokter bila bercakbelum hilang dalam 10 hari.
Popok basah juga bisa menimbulkan bercak yang tidak berpusat disekitar anus. Ini terjadi karena reaksi antara zat di dalam ompol dengan zat di faeses dan menghasilkan amonia yang merangsang kulit bayi. Penanggulangannya bisa dengan mengganti popok sesering mungkin. Sebelum pemakaian popok usapkan krim pelindung kulit. Bila dalam 10 hari belum ada kemajuan, atau malah memburuk, ada kemungkinan kulit sudah terinfeksi candida-jamur yang biasa muncul di usus. Lanjutkan ke dokter bila ini terjadi.
Tetapi untuk popok sekali pakai, frekwensi penggantiannya didasarkan atas daya tampungnya. Misalnya jika popok iti tampak menggelembung atau menggantung. Jika sudah, maka harus diganti. Setiap kali akan mengganti , bagian pantat bayi dan sekitarnya harus dibasahi dan dikeringkan baru diberi bedak.
Pada Bayi perempuan, membersihkannya harus dari bagian atas ke arah anus, dengan menggunakan kapas basah.sedang pada bayi laki-laki, dengan menarik kulip perlahan-lahan sehingga lubang kencingnya tampak, baru kemudian dibersihkan dengan kapas basah.

Eksim Susu (Dermatitis atopik/ eksimdi tempat yang tidak biasa)
Penting dicatat, bahwadari berbagai penelitian terbukti bukan Air Susu Ibu (ASI) penyebabnya. Bahkan ASI sendiri mengandung zat pelindung tubuh terhadap alergi dan infeksi. Penyakit ini biasanya sangat gatal. Tampak dari seringnya bayi menggaruk, gelisah, serta rewel. Kulit relihat kemerahan dan terdapat gelembung-gelembung kecil berisi cairan jernih. Bila pecah akan tampak basah kemudian mengering dan menja koreng kekuningan/ kehitaman. Eksim ini terdapat pada kulit daerah tertentu sesuai usia anak. Misalnya pada bayi banyak ditemuka di sekitar pipi, sedang pada anak di daerah lekukan lengan dan kedua lekukan lutut. Diluar daerah tersebut kulitnya kering dan bersisik.
Penyebab penyakit ini dipengaruhi beberapa faktor, baik dari dalam tubuh, yaitu faktor keturunan, maupun lingkungan, misalnya debu, udara panas, dan kelembaban. Karena itu perawatan kulit yang paling penting adalah mencegah kulit agar jangan kering.

Biang Keringat/ Keringat Buntet
Biang keringat ini timbul didaerah dahi, leher, dan bagian tubuh yang tertutup pakaian. Gejala utama adalah gatal, dapat disertai kulit kemerahan dan gelembung berair kecil-kecil.Penyakit ini biasa kambuh dan berulang.terutama bila udara panas dan berkeringat, sehingga menimbulkan masalah pada bayi, balita dan orangtua.Penyakit ini dapat diatasi dengan perawatan rutin, misal mandi teratur dan membasuh anak yang berkeringat dengan lap basah sebelum dikeringkan dan diberi bedak.
Sering kali terjadi bintik-bintik merah/ ruam pada leher dan ketiak.keadaan ini disebabkan oleh peradangan kulit pada bagian tersebut. Usahakan kamar anak diberi jendela lebar sehingga pertukaran udara ruangan lancar.

Yang harus diperhatikan dalam mengganti popok agar bayi nyaman adalah:
· Jangan meninggalkannya tanpa diawasi ketika Anda pergi mengambil kebutuhan untuk mengganti popok.
· Selalu letakkan salah satu tangan Anda pada tubuh bayi selama mengganti popok, demi mencegah dia bergerak.
· Periksa keadaan popoknya setiap kali si kecil habis disusui.
· Jika Anda menggunakan air panas untuk membersihkan si kecil, hindari menggunakan sabun mengandung alkalis dan bersifat “tajam” bagi kuliy bayi yang halus.
· Saat membersihkan sekitar kelamin, lakukan dengan gerakan dari depan arah alat kelamin menuju anus
Yang perlu diperhatikan agar dapat menyusui dengan baik adalah:
· Segera beri Asi saat bayi terlihat lapar.Paling tidak 10-12 kalisehari selamaminggu pertama.Semakin sering disusui, semakin meningkat produksi Asi Anda.
· Pastikan posisi disusui si kecil tepat, pipi dan dagunya menempel pada payudara dan seluruh areola berada dalam mulut bayi.Posisi yang baik akan mengurangi terjadinya resikoluka sekitar areola.
· Susui si kecil dengan kedua payudara secara bergantian setiap kali menyusui.
Bagaimana mengajari si kecil bersabar?
Anak belajar berprilaku dengan mencontoh perilaku kita ketika memberi respon.Faktor penentunya adalah dengan membuatnya mengerti bahwa Anda tidak selalu datang ketika dia menangis.Ketikka Anda sedang melakukan sesuatu saat menangis, bersuaralah. Misalnya dengan mengatakan dia tunggu sebentar.Anda akan datang setelah Anda selesai melakukan sesuatu. Ini senantiasa dilakukan.si kecil lambat laun akan mengerti bahwa kebutuhannya tetap akan terpenuhi sekalipun harus menunggu sebentar.
Tanda kondisi si kecil sedang tidak sehat :
· Jika salah satu atau beberapa diatas terlihat, segera bawa ke dokter.
· Suhu tubuh yang tinggi, pada bayi yang baru lahir sering memenandakan bahwa si kecil sedang mengalami demam.
· Muntah yang berulang menimbulkan resiko dehidrasi si kecil.
· Buang air besar lebih dari sekali dalam sehari dengan kuantitas yang lebih banyak dari biasa, lebih cair, dan mengandung lendir atau darah.
· Daerah sekitar mulut kering, mata dan ubun-ubun cekung menandakan bahwa sikecil kekurangan cairan.
· Tidak memiliki nafsu makan.
Mengapa bayi sering menggeliat?
Bayi, terutama yang masih sangat kecil banyak bergerak. Umumnya gerakan mereka diluar kendali. Dengan hentakan-hentakan yang disebabkan oleh pesatnya perkembangan neurolis di bulan-bulan pertama. Namun jika menurut anda gerakannya lain dari biasanya, seperti kejang-kejang segera konsultasikan ke dokter. Pada beberapa kasus, gerakan spontan mengindikasikan adanya serangan atau gangguan neurologis.
Perawatan yang tepat sebelum tali pusat puput/ lepas :
Setiap mengganti popok, tutupkanlah kapas berakohol pada tali pusat, lalu bersihkan sekelilingnya denan kapas.hingga saatnya puput, sebaiknya Anda tidak menutupi daerah tersebut dengan popok.Sebaiknya, lipat popok pada bagian bawah tali pusat, demi melancarkan aliran udara di sekitarnya. Biasanya tali pusat akan puput setekah 1 – 2 minggu.
Apakah baik jika sikecil tidur di tempat tidur yang sama dengan orangtua?
Ada sisi positif dan negatif dari hal ini. Positifnyasi kecil akan merasa aman karena berdekatan, sedang negatifnya Anda membuka peluang terbentuknya kebiasaab yang sulit diubah.
Kapankan bayi baru dapat melihat dengan fokus dan membedakan objek yang dilihat?
Paham umum yang berlaku mengatakan bahwa bayi baru dapat melihat dengan jelas setelah beberapa bulan lahir. Namun dengan cara pengujian, kini telah diketahui bahwa hanya beberapa minggu setelah kelahiran.Hanya saja, jarak pandangnya masih sangat terbatas, yaitu 8 – 15 inci dari matanya.sesungguhnya ini jarak terentang antara wajah bayi dan wajah ibu saat menyusui.
Apakah jadwal imunisasi anak prematus sama dengan bayi lahir cukup bulan?
Anak yang lahir prematur memang memiliki banyak kekhusussan Ada yang perkembangannya lebih lambat, ada yang justru lebih cepat.Perlu diketahui bahwa jadwal imunisasi tidak diatur berdasarkanperkembangan dan kematangan usia kelahiran, tetapi berdasarkan kebutuhan si kecilyang dihubungkan dengan waktu setelah si kecil lahir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar